Mengobati Penyakit Anggrek Busuk Pucuk Dan Bercak Daun

Mengobati penyakit anggrek busuk pucuk dan bercak daun.Penyakit busuk pucuk pada anggrek atau layu sklerotium disebabkan oleh cendawan Sclerotium rilfsii. Penyakit ini terutama menyerang anggreng terestrial seperti Arachnis dan Vanda. Anggrek yang terserang akan roboh karena terjadi pembusukan pada akar, umbi semu, dan bagian bawah daun. Bagian yang terserang, pada mulanya berwarna kuning kemudian berubah menjadi cokelat dan terdapat bintil-bintil kecil sebesar biji wijen.

Pencegahan dan pengendalian dengan cara memotong bagian yang terserang dan membuangnya. Dapat pula disemprot dengan fungisida Benlate 50WP. Media tanam dan seluruh pot didesinfeksi dengan larutan formalin 4% atau fungisida Natriphene 0,5% selama 1 jam. Namun, jika serangan terlalu parah, sebaiknya anggrek dimusnahkan dan selanjutnya dilakukan sanitasi lingkungan.

Busuk lunak

Penyakit busuk lunak atau busuk basah (soft rot) sering kali muncul pada musim hujan. Penyebabnya bakteri Erwinia caratovora, dan Erwinia cypripedii. Gejala sakit ditandai dengan timbulnya bercak yang berwarna lebih gelap dibandingkan dengan daun yang sehat. Selanjutnya daun menjadi lunak, berair, turgornya hilang, dan mengeluarkan bau yang khas tak enak.

Penyakit ini cepat sekali meluas dan dapat menjalar sampai ke pucuk tanaman (titik tumbuh) sehingga dalam waktu singkat tanaman dapat mati. Khusus rizoma dan umbi batang, penyebarannya agak lambat.

Pemberantasan dilakukan dengan memotong daun yang terkena penyakit dan memusnahkannya untuk mencegah penularan. Sebagai upaya perlindungan, tanaman dapat disemprot Physan 20. Pot tanaman disemprotkan dengan formalin 4%.

Bercak Bercincin

Penyakit bercincin yang menyerang anggrek disebabkan virus TMV-O (Tabacco Mozaic Virus Odontoglossum). Gejalam serangan ditandai dengan timbulnya lingkaran atau garis-garis khlorotik berwarna kekuningan pada permukaan daun.

Pada Cattleya, gejala infeksi virus ini bervariasi, yaitu berupa garis-garis klorotik, bercak-bercak bentuk cincin. Pada Oncidium bercak-bercak nekrotik berwarna hitam tampak nyata pada permukaan bawah daun. Jenis-jenis anggrek lain yang dapat terserang virus ini adalah Cymbium, Dendrobium, Epidendrum, Phalaenopsis, dan Vanda.

Penyakit bercak cincin tidak dapat disembuhkan dengan obat. Penyakit ini hanya dapat dikendalikan dengan pencegahan, yakni membuang bagian tanaman yang sakit serta mensterilkan semua alat-alat potong yang digunakan untuk merawat tanaman.

Penyakit Mozaic

Penyakit Mozaic cymbidium pada anggrek disebabkan virus Mozaic cymbidium. Serangan virus ini telah dijumpai pada 8 genus anggrek, yaitu Aranthera, Cakanthe, Cattleya, Cymbidium, Gramatophyllum, Phalaenopsis, Oncidium, dan Vanda.

Gejala awal serangan berupa bercak Kholorotik (kekuningan), kemudian muncul nekrosa (jaringan mati) berbintik atau berbaris berbentuk lingkaran. Khusus pada Cattleya, bercak tersebut berwarna cokelat atau hitam cekung.

Kadang ada gejala kematian jaringan ditengah daun yang dilingkari jaringan normal (sehat). Daun tua banyak sekali menunjukkan adanya bintik-bintik jaringan yang mati. Bunga yang dihasilkan oleh anggrek yang terserang, ukurannya menjadi lebih kecil dan mudah rontok.

Penyakit Mozaic cymbidium juga tidak dapat diobat. Penanggulangan dengan bakterisida hanya bersifat pencegahan sementara. Sebaiknya bagian tanaman yang sakit terserang virus segera dibuang dengan cara dipangkas. Sebelum dan sesudah dipakai, alat pangkas yang digunakan harus disterilkan.

Dalam berikut ini dipaparkan beberapa jenis pestisida anjuran untuk tanaman anggrek.

Dua hal pokok yang harus diperhatikan dalam pengendalian penyakit adalah penggunaan alat dan bahan tanaman yang bebas kuman disertai kebun yang mencakup bahan dan peralatan kerja yang digunakan.

Untuk menghindari penularan penyakit ke tanaman sehat, kebersihan lingkungan harus tetap dijaga, sanitasi dan perlindungan tanaman secara teratur dan ketat, menjaga kebersihan sarana berkebun dan alat-alat kerja sebelum maupun sesudah digunakan.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *