Merawat Anggrek di Musim Hujan

IMG20161105151005 (Medium)Hampir diseluruh wilayah Indonesia curah hujan sangat tinggi. Banyak daerah terjadi banjir. Penyakit disebabkan oleh jamur dan bakteri sangat mengancam. Saat ini bulan dimana semestinya sudah terjadi musim kemarau, namun hujan dengan curah cukup tinggi hampir setiap hari. Hal ini yang menjadikan kelembapan relative tinggi dari biasanya. Jamur dan bakteri akan berkembang pesat. Penggemar atau hobiis tanaman anggrek harus waspada dengan kondisi ini. Terutama yang tidak memakai green house, alias dipelihara di alam terbuka dengan naungan paranet. Kurang ketelitian akan serangan jamur dan bakteri pada tanaman anggreknya, penyesalan yang akan didapat. Penyebaran penyakit ini terjadi dengan cepat. Dan bersifat mematikan tanaman.

Apa yang terjadi terhadap  anggrek kesayangan kita bila setiap hari diguyur hujan, kurang sinar matahari dan terserang hama dan penyakit?

Ada beberapa tip yang perlu diperhatikan dalam merawat anggrek anggrek dimusim hujan.

Perhatikan media dan pot.
IMG20160719152809 (Medium)Hampir semua anggrek tidak tahan terhadap kelebihan air. Tetapi bila sistem aerasi di pot yang kita gunakan baik, akan menolong dari kerusakan tanaman. Perhatikan lubang aerasi, jangan sampai tersumbat oleh lumut atau media yang kita pakai.
Media yang cepat menyerap dan lambat mengeluarkan air  sebaiknya di pindah ke tempat yang terhindar dari guyuran hujan. Media tersebut adalah sabut kelapa, spaghnum moss, pakis cacah, akar kadaka, daun kaliandra.
Menggunakan tehnik menanam vertikultur sangat aman dimusim hujan.

Bersihkan gulma
Gulma  tumbuh subur pada saat musim hujan, bersihkan gulma yang tumbuh di pot dan menutup akar tanaman. Terlalu banyak gulma akan menjadi sarang hama dan penyakit. Gulma  menggunakan  hara di pot untuk pertumbuhanya.

Bersihkan lingkungan kebun.
IMG20160719155853 (Medium)Buatkan pembuangan air yang baik sehingga tidak terjadi genangan air di bawah rak. Bersihkan platik UV / atap plastik dari lumut. Biarkan cahaya matahari masuk ke kebun. Cara membersihkan lumut di plasik UV atau fiber adalah dengan memberi larutan soda kue (Natrium bikarbonat) ke dalam air (1 st / liter). Semprotkan larutan tersebut ke lumut yang tumbuh di plastik Ultra Violet. Biarkan selama sehari. Selanjutnya semprot air dengan tekanan yang kuat. Lumut akan lepas dari plastik.
Jangan biarkan rak tanaman anda roboh, ganti dengan bambu / kayu yang lapuk.
Tambahkan pengait untuk plastik uv, diawal musim ini angin kencang sering merobohkan greenhouse.

Pengendalian Hama dan Penyakit
Kelembapan tinggi memacu timbulnya jamur di pot maupun tanaman anggrek. Aplikasikan fungisida seminggu sekali supaya jamur tidak menyerang tanaman. Dikebun yang terbuka (kebun dendrobium), biasanya menyemprot fungisida setelah tiga kali kehujanan. Berarti kalau hujan setiap hari, kita semprot fungisida seminggu 2 kali.
Siput akan merusak tanaman dimusim hujan, gunakan Moluskisida untuk mengendalikanya.
Lingkungan kebun yang bersih dengan sirkulasi udara yang baik membuat tanaman sehat dan bebas dari penyakit.

Pemupukan
Hindari pupuk dengan konsentrasi “N” tinggi. Penggunaan pupuk majemuk dengan konsentrasi Nitrogen yang berlebihan akan mempercepat pembusukan daun.
Gunakan pupuk majemuk dengan konsentrasi seimbang di musim hujan, atau konsentrasi P dan K tinggi untuk membungakan.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *