Merawat Bibit/Seedling Anggrek Bulan (Phallaenopsis)

Tanaman Anggrek yang populer di kalangan para pencintanya adalah anggrek bulan atau nama latinnya Phallaenopsis. Genus Phalaenopsis atau lebih dikenal dengan sebutan butterfly orchid ini memang dikenal sangat eksotis dengan untaian bunga berwarma putih. Hingga kini spesies spesies anggrek hibrida baru telah berhasil disilangkan, sehingga warna dan coraknya menjadi lebih beragam. Bunganya tergantung pada tangkai-tangkai seperti kupu-kupu yang melayang mengikuti semilir angin yang kerap menggoyangkan bunga tersebut. Phalaenopsis tergolong anggrek epifit, hidupnya menempel pada pohon lain, tanpa merugikan tanaman inang. Tumbubnya memerlukan keteduhan dengan intensitas cahaya matahari yang terbatas, yaitu sekitar 10 – 40 %.

Seedling  merupakan anakan anggrek dalam botol, anda bisa membelinya di Tokopedia, kompot (community pot) yang dapat memuat 20 – 40 anakan anggrek tergantung pada besarnya kompot dan besarnya anakan, dan yang baru dipindah dari kompot ke pot. Pemeliharaan anggrek Phalaenopsis yang benar akan menghasilkan tanaman yang sehat, tumbuh subur dan berbunga sebagaimana mestinya. Oleh karena itu harus diperhatikan faktor-faktor yang mendukung pertumbuhannya sebagai berikut

  1. Cahaya
    Phalaenopsis tennasuk anggrek yang tidak tahan cabaya matahari langsung, maka diperlukan naungan 65% jika areal tanam terbuka dan 55% jika areal tanam dikelilingi oleh tembok atau pepohonan (Badriah, 2014). Hal tersebut dapat dilakukan dengan memelihara anggrek dibawah tempat terlindung menggunakan paranet. Tersedia paranet 70%, 60% dan 55%. Paranet 55% artioya 55% cahaya matahari tertahan dan yang masuk dan diterima tanaman 45%.
  2. Kelembaban
    Anggrek bulan senang hidup di tempat yang tidak terlalu basah, idealnya 60% – 75%. Jika terlalu lembab menyebabkan penyakit mudah berkembang (Badriah, 2014). Pemakaian paranet juga akan menjaga kelembaban dalam kebun dan angin tidak terlalu kencang. Untuk produksi anggrek secara besar-besaran atau komersial, kondisi lingkungan dapat dimanipulasi atau dibuat secara buatan dengan memakai AC, blower, mengalirkan air agar tetap lembab.
  3. Aerasi
    Phalaenopsis termasuk anggrek epifit dan membutuhkan udara yang bergerak secara terus menerus. Sirkulasi udara sangat dibutuhkan oleh anggrek bulan. ldealnya, anggrek bulan ditanam di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Semakin baik sirkulasi udaranya, pertumbuhan anggrek bulan semakin bagus. Untuk itu dapat diletakkan kipas angin di lokasi penanaman anggrek.
  4. Temperatur
    Suhu yang ideal bagi anggrek bulan adalah 30° C saat hari dan 23°C saat malam hari. Kunci pemicu pembungaan Pha/aenopsis adalahjika terjadi perbedan suhu tertinggi dan terendah sekitar 10°c, oleh karena itu budidaya Phalaenopsis yang ideal adalah J 8°C -28°C.
  5. Penyiraman
    Penyiraman merupakan cara efektif untuk menjaga kelembaban yang optimal. Penyiraman anggrek Phalaenopsis dilakukan pada pagi hari saat udara cerah dan aliran udara yang baik, sehingga daunnya akan kering pada siang hari. Penyiraman dilakukan secara teratur dan tidak berlebihan. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan menggunakan sprayer, agar kehalusan butiran air semprotan yang keluar dapat diatur sehingga tidak akan menghanyutkan media dan tidak merusak daun anggrek. Penyiraman anggrek yang baik ditujukan langsung ke bagian akar agar dapat langsung terserap. Air yang digunakan untuk menyiram anggrek harus air bersih yang tidak tercemar bahan kimia at.au zat berbahaya lain.
    Pada prinsipnya anggrek bulan tidak begitu senang air yang berlebihan, jadi anggrek ini lebih tahan terhadap kekeringan dari pada terlalu banyak air. Penyiraman anggrek Phalaenopsis dilakukan bila media tanam at.au most sudah kelihatan kering, bila masih kelihatan basah tidak perlu dilakukan penyiraman.
    Kebanyakan air dalam isi pot akan terlalu basah, akar-akar tanaman tidak dapat melakukan pernapasan dan transpirasi sebaik-baiknya, kemudian membusuk dan mati. Kebanyakan air mengakibatkan bakteri dan jamur tumbuh subur, dapat menyebabkan daun meajadi bercak-bercak, tunas-tunas busuk, akar busuk, kuncup banyak yang rontok. Terlalu banyak air menyebabkan akar membusuk dan tidak dapat menyerap air, akibatnya daun meajadi keriput seperti kekurangan air. Cara menghilangkan daun keriput yaitu tanaman dibongkar, kemudian digantungkan. Cara menyiramnya hanya pada daunnya saja disemprotkan air bemutrisi dengan sprayer.
  6. Pemupukan
    Penggunaan pupuk berhubungan erat antara siklus pertumbuhan, faktor lingkungan dengan dosis pupuk yang diberikan. Pemupukan dilakukan pada bagian peenukaan dari bawah daun, pada pagi hari atau sore hari.
    Pada pemupukan anggrek dipakai pupuk campuran Nitrogen, Pospor dan KaJium (pupuk NPK) sesuai perbandingan yang tepat. Untuk tanaman muda dipakai pupuk NPK dengan unsur Ntinggi agar daunnya tumbuh subur, untuk remaja dipakai NPK seimbang dan untuk dewasa atau siap berbunga dipakai NPK dengan kadar P tinggi. Pemupukan memakai air yang mengandung kadar NPK tertentu, dan disemprotkan secara manual dengan sprayer atau penyemprot pertanian. Penyemprotan dilakukan terhadap daun atau akar tanaman dengan frekuensi penyemprotan 2 x seminggu.
    Seminggu setelah penanaman dalam kompot, tanaman anggrek dipupuk dengan pupuk dauo yang mengandung unsur NPK dengan perbandingan 30% N, 10% P, dan 10% K sebanyak 2 gram pupuk serbuk atau 2 cc pupuk cair dilarutkan dalam I liter air. Untuk tanaman remaja dipupuk dengan pupuk NPK (J0:10:10) dengan dosis 2 gram serbuk atau 2 cc pupuk cair yang dilarutkan dalam 1 liter air. Sedangkan untuk tanaman dewasa dipupuk dengan pupuk yang mengandung NPK dengan unsur P yang tinggi. Pupuk yang diberikan berupa Gaviota, Hiponex atau Growmore dengan konsentrasi 2 gram/liter air.
    Merawat anggrek bulan dari seedlings pada masa tiga bulan pertama ini cukup disiram dengan larutan Growmore kemasan bijau (untuk merangsang pertumbuhan vegetatit) dengan konsentrasi 1 sendok teh (2 gram per liter air). Caranya disiramkan 3 hari sekali pada media tanam, atau disemprotkan ke daun. Setelah tiga bulan pertama atau akar sudah kelihatan berdesakan. kita pindah.kan ke pot yang transparan yang berdiameter 15 cm. Kemudian setelah dipindahkan dilakukan pemupukan susulan dengan pupuk Slowliriz contob : Dekastar 22-6-4 dengan konsentrasi 1 sendok teh per liter air (I 12 sendok teh = 2,3 gram). Dengan catatan hindari kontak langsung dengan akar. Dekastar ini berguna untuk menyuburkan tanaman, mempercepat pertumbuhao tunas, daun, dan cabang.
    Pemupukan diulang setelah umur anggrek 6 bulan dari seedling atau setelah 3 bulan pindab dari pot kecil ke pot besar (diameter 15 cm), cara pemupukan media tanam disiram dekastar 15-1 1-15 dengan konsentrasi 2,5 gram per liter air. Disiram 3 hari sekali, air siraman dicampur dengan Grow More kemasan merah konsentrasi 2 gram per liter. Pada umur sekitar 8 bulan atau mulai ada tanda-tanda berbunga pemupukan dilakukan dengan Dekastar atau pupuk Slowlirize lainnya dengan kandungan unsur hara 6-13-25 untuk merangsang pembentukan bunga, memperkuat cabang-cabang dan tangkai bunga. Pemberian disesuaikan dengan batas waktu ketersediaan hara.

Keindahan bunga anggrek Phalaenopsis (anggrek bulan) yang melayang bagai kupu­kupu terbang sangat memukau. Keindahan tersebut hanya dapat diperoleh dari tanarnan anggrek yang sehat. Penanaman yang benar ditunjang dengan pemeliharaan dan perawatan yang baik serta penempatan daerah yang benar dipastikan akan memberikan pertumbuhan tanaman anggrek yang bagus dan berbunga indah. Perawatan anggrek Phalaenopsis meliputi kondisi lingkungan yang sesuai, penyiraman dilakukan secara teratur dan tidak berlebihan. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika keadaan media tanam dan lingkungan sekitar tanaman anggrek kering, kelembaban udara rendah, dan cahaya matahari terik. Sedangkan pemupukan anggrek Phalaenopsis dilakukan sesuai dengan fase pertumbuhannya.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *